Ditemukan Laboratorium Bom Teroris di Bandung, Akhirnya Abu Bakar Baasyir Ditangkap Densus 88



a. Teroris Memiliki Laboratorium Bom di Bandung

Kelompok teroris membuat laboratorium bom di bandung. Di lab itulah kemudian bom dibuat, kemudian diuji coba di sebuah pegunungan di daerah Sumedang, Jawa Barat.

"Guna mendukung kegiatannya, kelompok ini telah membuat laboratorium bom di daerah Cibiru, Bandung," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2010).

Edward mengatakan, ahli bom yang direkrut oleh kelompok teroris adalah seorang sarjana teknik kimia lulusan perguruan tinggi favorit. Pria tersebut bernama Kurnia Widodo yang telah ditangkap di Subang, 7 Agustus lalu.

"Dialah yang menjadi teknisi dalam laboratorium, yang mencampur bahan-bahan kimia," katanya. Edward mengatakan, hasil racikan Kurnia telah diuji coba di pegunungan di daerah Sumedang, Jawa Barat. "Dari pemantauan kita, hasilnya dahsyat," katanya.


b. Abu Bakar Baasyir Ditangkap Densus 88

Ustad dari Pondok Pesantren Ngruki Solo, Abu Bakar Baasyir, Senin (9/8/2010) pagi ditangkap aparat Densus 88 Mabes Polri dalam perjalanan setelah memberikan ceramah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sebuah radio ibukota melaporkan, Senin pagi, Baasyir tepatnya ditangkap di Banjar Patroman, Ciamis. Baasyir ditangkap diduga karena terkait kasus terorisme.

Beberapa tahun lalu, ustad berpengaruh ini juga pernah ditangkap dan ditahan, bahkan sempat disidangkan terkait kasus terorisme jaringan Jamaah Islamiyah

Terkait penangkapan tersebut, pihka Polri belum memberikan penjelasan soal penangkapan Jama`ah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba`asyir di Banjar Patroman, Ciamis, Jawa Barat, Senin.

"Saya masih menghubungi anggota di lapangan mengenai penangkapan dan belum memperoleh laporannya," kata Kepala Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat (Kapenum Div Humas) Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto di Jakarta, Senin (9/8/2010). Marwoto mengatakan akan mencari data dulu kepada anggota di lapangan dan segera menyampaikan ke media.


(Ref: kompas)



Ditulis Oleh : Penilai Artikel Hari: 11:02:00 PM Kategori:

0 komentar: