Obat hati (Versi Versi Islam dan Versi Mario Teguh)

Orang sakit, tentu butuh obat. Kalau sakit mata tentu diobati dengan obat mata, jika sakit perut juga harus diobati dengan obat sakit perut. bagaimana jika yang sakit adalah Hati?

Seperti kita tau dimana sebagian orang sedang resah, gelisah, dengan beragam masalah maka menurut sebagian ulama obat dari segala macam itu adalah dengan mengobati sumber masalah itu, yaitu mengobati hati.




Berikut ini wbw berikan Obat Hati versi Islam yang banyak diterjemah kedalam bahasa jawa (Tombo Ati), dan juga wbw sertakan Obat Hati menurut penjelasan Mario Teguh dalam acara "Golden Ways" yang ditayangkan 11 Januari 2009 dengan tema Tombo Ati.



Tombo ati iku limo wernane (Obat hati itu ada lima perkara)

1. moco qur’an iling iling sakmaknane (membacalah qur’an ataupun kitab suci lengkap dengan makna yang tersurat dan tersirat, maka kita akan tahu bahwa Tuhan menciptakan kita adalah dengan sebaik baik penciptaan)

2. kaping pindo sholat wengi lakonono (keduanya lakukanlah sholat malam atau berdoa pada Tuhan ketika tiba di penghujung malam, niscaya kita mendapatkan pencerahan batin)

3. kaping telu dzikir wengi ingkang suwe (ketiganya berzikir atau berinteraksilah dengan Tuhan selama mungkin diwaktu malam)

4. kaping papat weteng iro ingkang luwe (keempat adalah berpuasalah, baik berpuasa lahiriah maupun batiniyah. Dengan berpuasa, kita bisa menyelami penderitaan saudara kita dan diharapkan timbul kearifan dalam diri)

5. kaping limo wong kang sholeh kumpulono (kelima adalah berkumpullah dengan orang-orang sholeh dan masuk dalam komunitas yang membangun)

Salah sawijine sopo biso anglakoni (salah satunya dari kamu siapa yang bisa menjalankan "lima perkara di atas")

InsyaAllah huta’ala nyembadani (Insya ALlah Tuhan akan mengijabahi/mengabulkannya)




Kemudian, ini dia poin–poin dari Mario Teguh "Golden Ways" dengan tema "Tombo Ati"

* Jika anda menasehatkan sesuatu yang belum pernah anda lakukan, cepat atau lambat anda akan diuji dengan apa yang anda nasehati. Nasehatkan tentang kesabaran, maka kesabaran anda akan diuji.

Mengapa hal ini terjadi?

Karena Tuhan begitu menyayangi manusia. Dia tidak ingin manusia menasehatkan sesuatu yang belum dirasakannya. Tuhan memurnikan manusia.

* Orang yang menghindari kesalahan, tidak akan tumbuh

* Nikmatilah setiap proses kehidupan

* Bagaimana menjaga perilaku positif, sedangkan lingkungan negatif?

Orang lain adalah cermin. Ada dua jenis : cermin baik dan buruk. Cermin buruk, sebaik apapun diri kita, akan tetap memantulkan gambar diri yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan lingkungan yang baik

* Budi Pekerti adalah timdakan baik yang didasari oleh tujuan yang baik. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti adalah agar anda berguna bagi sesama. Tujuan keTuhanan dari budi pekerti adalah agar anda menjadi kekasih Tuhan

* Jika hidup dan matiku untuk Tuhan, untuk saya apa? Anda dapat apa yang Tuhan miliki.

* Kebesaran orang bukan ditentukan oleh besar kecil tubuhnya, melainkan besar kecil hatinya

* Tidak mungkin ada dua benda dalam satu ruang. Pilih apa yang hendak anda masukkan ke hati anda : kebaikan atau kejahatan?

* Hadiah pertama bagi orang yang melakukan kebaikan adalah kebaikan

* Penampilan terbaik dari seseorang adalah penampilan yang mewakili hati yang baik

* Ada kata – kata : “gunakan hatimu”. Dalam menentukan keputusan, gunakan logika atau perasaan?

Pertimbangan berdasarkan logika memiliki batas. Batasnya adalah pengetahuan yang dimiliki. Sedangkan RASA, merupakan “alat” pertimbangan yang lengkap. Masalahnya, rasa “meRASAkan menggunakan HATI” tersebut perlu dilatih, latih hati dengan menentukan banyak keputusan dan belajar dari keputusan tersebut.

INGAT! Tuhan lebih banyak berbicara kepada anda melalui hati daripada melalui pikiran.

* Manusia terindah adalah manusia yang bermanfaat untuk saudaranya


Kesimpulan :

* Gunakanlah keikhlasan sebagai kekuatan kerja anda, dan kepasrahan sebagai wadah dari penantian anda, lalu perhatikan apa yang terjadi.



Ditulis Oleh : Wahyu Winoto, S.Pd. Hari: 2:34:00 PM Kategori:

0 komentar: